Diduga Palsukan Tanda tangan dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Mantan Kades Langudon Akan Dipidanakan

INDONESIASATU.CO.ID:BUOL-Dugaan tindak pidana yang telah dilakukan oleh pemerintah desa dalam hal tersebut berupa pemalsuan tanda tangan ketuan BPD tentang berita acara rapat badan permusyawaratan desa langudon bahwa telah menyetujui rancangan peraturan desa serta pemalsuan tanda tangan tentang persetujuan bersama kepala desa dan BPD tentang peraturan desa APBdes perubahan tahun anggaran 2017 dimana sejumlah yang menjadi dugaan penyalagunaan tersebut adalah disebutkan oleh ketua BPD kini mengemuka setelah laporannya tidak ditindak lanjuti oleh polsek bokat yang sudah dilaporkan beberapa waktu lalu Menurut taslim pada media ini minggu 27/05/3018 dikediamnya "Pembangunan kandang gaduh ternak tidak selesai dengan sumber dana DDS senilai Rp 75.000.000 juta rupiah dana yang terpakai senilai Rp.35.508.000 dana yang tidak tersalurkan senilai Rp 39.492.000 Pembangunan MCK tipe 1 20 unit dengan anggaran Rp 25.400.000 juga tidak selesai yang terpakai Rp 5,374.000 dana yang tidak terpakai Pembabgunan MCK tipe 2 juga tidak selesai dengan pagu dana Rp.95.256.000 yang terpakai Rp.27.924.000 dan masih banyak lagi yang belum saya sebutkan nanti di kejaksaan saja lebih lengkapnya saya uraikan"lebih lanjut kata Taslim"hal ini sudah saya laporkan kepada polsek bokat namun sampai saat ini tidak ada penyelesaian sehingga saya harus mencari jalur hukum lain untuk menindak lanjuti permasalahan ini" ujarnya Ketua BPD langudon taslim selaku mitra kerja oleh pemerintah desa merasa tidak di fungsikan oleh pemerintah ketika melakukan proses pembahasan rencana anggaran desa maupun kegiatan lain.namun ironisnya setiap pemerintah desa membuat laporan pertanggung jawaban justeru tertera tandatangan ketua BPD seakan-akan laporan tersebut sudah berdasarkan persetujuan dari Badan Permusyawaratan Desa Untuk meberikan klarifikasi hal ini mantan kepala desa langudon NAWAL ditemui oleh awak media di kediamannya namun tidak berada di tempat sehingga berita ini dinaikan..rahmat
  • Whatsapp

Index Berita