LSM Buol Hijau kabupaten Buol pertanyakan izin AMP Milik PT Tri Sandi Yuda, Dinas Lingkungan Hidup Tidak Punya Nyali

INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL- Berdirinya AMP sejak tahun 2016 milik perusahaan PT Tri Sandi yudha dikecamatan Bokat kab. Buol  membuat masyarakat merasa resah dengan asap hitam bercampur abu yang berterbangan di seputaran rumah dan bersangkut diatap rumah milik  masyarakat, dari hasil investigasi wartawan dilapangan asap hitam bercampur dengan abu bisa menyebabkan masyarakat desa bokat bisa terserang penyakit ISPA.

Salah satu masyarakat bokat yang saat dikonfirmasi dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa aktivitas AMP milik perusahaan sangat menganggu polusi udara yang ada didesa bokat, kami khawatir jika AMP milik perusahaan masih terus beroprasi didesa bokat kami akan khwatir anak anak kami akan sesak nafas akibat pencemaran udara yang diakibatkan dari pembakaran di mesin AMP milik perusahaan.

 

Ditempat terpisah Kadis DLH  gusti aliu konfirmasi terkait izin UKL/UPL milik perusahaan PT Tri Sandi Yudha mengatakan bahwa "izin UKL/UPL milik PT Tri Sandi Yudha sampai saat ini  belum melakukan permohonanya kedinas linkungan hidup kab. Buol", tegas gusti

 

Terkait dengan ini LSM Buol Hijau kabupaten Buol meminta pihak pemerintah kabupaten buol agar segera turun tangan untuk memeriksa dokumen UKL/UPL milik perusahaan PT Tri Sandi Yudha yang sampai hari ini belum mangajukan permohonan ke dinas lingkungan hidup kabupaten buol"pemerintah dalam hal ini dinas lingkungan hidup jangan hanya melakukan pembiaran terhadap sejumlah kegiatan pengusaha yang berdampak twrhadap lingkungan,pemerintah harus tegas,jika dibiarkan terus menerus-menerus maka saya menilai dinas terkait tidak punya nyali dalam menjalankan fungsiny"kata Alimudin

 

Lebih lanjut kata Alimudin"kegiatan perusahaan PT Tri Sandi Yudha yang bergerak dibidang Aspal Maxing Pland (AMP) bahwa kegiatanya sudah jelas sangat bertentangan dengan peraturan mentri lingkungan hidup pasal 36 ayat 1 uu no 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup ( UUPPLH) menyebutkan bahwa: 

 

"Setiap usaha dan / kegiatan yang wajib memiliki Amdal atau UKL/UPL wajib memiliki izin lingkungan".

 

"Pejabat pemberi izin usaha dan/ atau kegiatan yang menerbitkan izin usaha dan/ atau kegiatan tanpa dilengkapi izin lingkungan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 40 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak 3.000.000.000.00 (Tiga Miliar Rupiah)". (pasal 111 ayat (2) UUPPLH)

 

Ditambahkannya pula" pihak aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian resort buol agar segera memberhentikan kegiatan milik PT Tri Sandi Yudha yang diduga tidak memiliki Izin UKL-UPL".tegasnya(tim)

 

 

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita